Skip to content

Perawatan Luka Bagi Penderita Kanker Payudara

October 28, 2009

MEMBERSIHKAN LUKA

Untuk perawatan luka kronis, disarankan untuk menggunakan saline water (cairan infus). Cairan infus hangat diaplikasikan pada luka terbuka dengan 2 macam cara :

– menggunakan kapas/kain kasa yang direndam pada cairan tersebut kemudian diaplikasikan pada luka

– menyemprot luka dengan botol spray yang berisi cairan infus hangat (semprotan ringan cukup untuk membersihkan, sedangkan semprotan sedang dilakukan bila ingin membersihkan nanah pada luka yang menebal ). Hindari alat semprot bertekanan tinggi karena dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan perdarahan pada luka.

Pastikan penggunaan sarung tangan saat membersihkan luka.

Saline water merupakan cairan pembersih yang secara umum diterima karena tersedia bebas, tidak mahal dan tidak berbahaya (harmless) bagi permukaan luka.

INFEKSI LUKA

Permukaan luka biasanya terkontaminasi oleh bakteri pathogen aerob (aerobic pathogens). Luka yang meluas (malignant wounds) dapat terinfeksi oleh bakteri yang tergolong/tidak tergolong kategori normal flora. Bau yang timbul pada luka kadang diasosiasikan dengan infeksi bakteri anaerob dan harus diobati dengan antibiotik sistemik bilamana luka tersebut menunjukkan tanda-tanda infeksi seperti : cellulitis, septicaemia (keracunan darah), osteomyelitis. Bila infeksi terjadi di permukaan, antibiotics topikal akan mengurangi beban bakteri, bau pada luka dan nanah. Metronidazole (salah satunya dijual dengan merk : Flagyl Er) telah banyak digunakan secara sistemik maupun topical (oles) untuk mengontrol bau yang disebabkan oleh infeksi bakteri anaerob, termasil species Bacteroides. Dosis oral (makan) 200-400 mg selama 10 hari atau aplikasi oles 0.75 – 1% gel dapat bermanfaat untuk mengontrol bau. Menghaluskan tablet oral ke dalam bentuk bubuk dan melarutkannya dalam solusi dapat merupakan alternatif yang lebih murah dibandingkan dengan gel. Salep yang mengandung Chlorophyll atau dalam bentuk tablet dapat juga membantu mengontrol bau. Alternatif lain yang murah adalah dengan mengaplikasikan plain life yogurt atau buttermilk selama 15 menit dan kemudian dibilas, 4 kali sehari.

CARA BERPAKAIAN

Bau juga bisa ditimbulkan karena kain penutup luka yang jarang diganti. Secara komersial, tersedia kain penutup dari arang aktif (activated charcoal dressings) yang didesain untuk luka berbau. Aplikasi langsung dari kain arang aktif bisa dilakukan bila luka sedikit mengering. Tetapi untuk luka yang sangat bernanah, disarankan untuk menggunakan kain kasa pada lapisan pertama dan kain arang aktif pada lapisan kedua. Alternatif lain yang tidak terlalu mahal dibandingkan kain arang aktif adalah menggunakan charcoal sheets yang banyak dijual di pet store (toko binatang peliharaan). Berikut ini cara penggunaannya : aplikasikan gel pada permukaan luka, lalu luka ditutup dengan kain kasa, kemudian pada permukaan kedua adalah charcoal sheets atau kain arang aktif dan kemudian ditutup dengan perban.

Bila luka sudah sangat bernanah, lebih praktis menggunakan pouch atau kantung plastik untuk menampung nanah dan biasanya tidak perlu sering diganti ( cukup seminggu sekali).

Source : Palliative care consultations in advanced breast cancer Oleh Sara Booth
(http://books.google.co.id/books?id=GUq7R0tSPSwC&pg=PA47&lpg=PA47&dq=breast+cancer+%26+palliative+wound+care&source=bl&ots=AtMX3SUJER&sig=az2O764B-O_ZSUINpzWTACxFvj0&hl=id&ei=Hn7ESqi5JJnW7AP8idnFDQ&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=2&ved=0CA4Q6AEwAQ#v=onepage&q=breast%20cancer%20%26%20palliative%20wound%20care&f=false)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: