Testimony
Ibu TW – Hongkong – KANKER USUS – Agustus 2009
Pada akhir bulan April 2008, ibu Tw mendapatkan keluhan BAB yang disertai darah, dan kondisi BAB yang jarang menyebabkan ibu TW sedikit mengalami keluhan sakit pada perutnya. Setelah konsultasi dan berobat di dokter di Hongkong, ibu TW sedikit lancer dalam proses BAB-nya.
Lalu pada bulan September 2008, ibu TW mengalami penurunan berat badan yang drastic sehingga badannya semakin kurus, dan rambutnya pun rontok serta TIDAK DAPAT BAB sama sekali. Setelah melakukan check ke dokter dan menjalani Endoskopi, ibu TW diberitahukan oleh dokter bahwa ada Benjolan besar yang menutup jalur pembuangan akhir ibu TW, dan dokter di hongkong menyatakan bahwa benjolannya sudah terlampau besar sehingga ibu TW diminta menjalani Kemoterapi agar tidak ada sel kanker yang menyebar lebih jauh.
Tepat pada tanggal 22 Desember 2008, ibu TW mengalami sakit perut hebat yang membuat ibu TW dilarikan ke RS setempat di hongkong dan kemudian tim dokter melakukan pengambilan gambar melalui sinar x-ray pada ibu tw, dan mendapatkan hasil bahwa usus ibu Tw sudah mengalami kebocoran, dan langsung diputuskan untuk operasi pemotongan yang berjalan selama 6 jam dan ibu Tw dibuatkan saluran pembuangan yang baru melalui pinggang ( pemotongan terhadap usus pun hanya sedikit karena benjolan besar yang menjadi sumber penyakit ibu TW tidak bisa di operasi oleh dokter, Karena itu artinya akan memotong seluruh usus ibu TW). Dan benjolan tersebut dinyatakan dokter terlampau besar untuk bisa dioperasi.
Setelah dilakukan operasi tersebut ibu tw hanya mengkonsumsi Typhonium Plus saja sambil menjalankan terapi dari dokter.
Kini ( Agustus 2009 ), ibu TW mengkonfirmasikan kepada kami bahwa benjolan yang ada di usus-nya sudah TIDAK ADA LAGI, hal tersebut diperkuat dengan hasil pemeriksaan yang telah dijalankan oleh ibu TW berupa Endoskopi dan MRI . dan yang lebih membahagiakan lagi, saluran yang sempat dibuat di pinggang, akan dikembalikan lagi ke tempatnya oleh tim dokter tersebut pada bulan September 2009 nanti.
Semoga kisah kesembuhan ibu TW ini dapat menginspirasi kepada semua teman yang mengalami hal yang sama agar tidak putus asa dalam mencari jalan kesembuhan, dan dengan Typhonium Plus ibu TW dapat menemui kembali hidupnya yang sempat nyaris terenggut oleh penyakit kanker yang ganas.
Ibu TW – Kowloon Hongkong
Tumor – info update July 2009
Ms. HC (Initial) – Australia
Hi, I am HC from Australia. I have already ordered again Typhonium Plus. According to my friend SH (Initial) after consuming Typhonium Plus for nearly 3 months, her tumor starting to get softer and a little bit smaller. She is happy now. She wants to keep using Typhonium Plus until her tumor really small and cured. I will let you know again whenever there is more improvement. Thank you.
——————————————————————————–
Kanker Usus – Stadium IV – info update June 2009
Bp. CA (Initial) – Denpasar
Saya divonis Dokter di singapore kanker usus stadium 4 yang sudah menjalar ke lever,shg saya harus operasi untuk ususnya dan sudah di potong 12 cm,untuk levernya dilakukan kemoterapi dari bln Feb\’09 smp skr.Mulai bulan Feb\’09 saya mulai mengkonsumsi Typhonium Plus sampai sekarang,hasilnya sangat menakjubkan, Dokter memvonis untuk mengoperasi lever saya, tapi kemarin (10/6/09).Dokter menyatakan di tidak perlu operasi,hanya diteruskan pengobatan dan kemonya saja,karena ada banyak pengecilan dari 4,75cm sekarang hanya 2,35cm. Puji Tuhan, Tuhan itu baik. kami percaya Tuhan Yesus punya rencana yang terindah buat kita semua,dan kami percaya tumor di lever ini pasti akan hilang.
Kanker Ovarium – Stadium III – info update 20 Mei 2009
Ibu Ong Mary – 52 tahun – Surabaya
Pada tahun 2008, Ibu Mary mengalami gejala yang tidak biasa, yaitu sering buang air kecil. Setelah berobat ke dokter spesialis ginjal, ia tidak mengalami perubahan berarti. Atas doa dan iman, beliau tergerak untuk memeriksakan hal ini ke Ginekolog. Dari hasil pemeriksaaan dalam, dokter mendeteksi adanya tumor sebesar 8-9cm dalam rahim yang harus segera diangkat/dioperasi. Setelah tumor diangkat dan di-biopsi, diketahuilah bahwa tumor tersebut cukup ganas dan diagnosa dokter adalah kanker Ovarium stadium III (Des 2008). Sambil menunggu kemoterapi, sang suami yang rajin mencari informasi di Internet menyarankan agar beliau mengkonsumsi Typhonium Plus (Feb 2009). Mulai saat itu, beliau mengkonsumsi Typhonium Plus (dosis 2×1). Typhonium Plus membantu Ibu Mary sehingga tidak mengalami efek buruk kemoterapi, seperti mual/muntah. Sebaliknya beliau tetap fit dan malah nafsu makan. Dokter sempat dibuat kagum dengan vitalitas/semangat Ibu dan menanyakan apa yang menyebabkan Ibu begitu berbeda dari pasien lainnya. Itu karena Ibu Mary tetap beriman kepada Tuhan, optimis dan mengkonsumsi Typhonium Plus. Hasil test CA-125 yang semula menunjukkan angka 436, juga berangsur turun ke angka 10. Pada kemo ketiga, dokter memberi kabar gembira bahwa Ibu sudah bebas dari kanker namun tetap disarankan untuk menyelesaikan keseluruhan paket kemo (hingga keenam). Ibu sangat bersyukur atas kemurahan Tuhan. Ia masih rajin mengkonsumsi Typhonium Plus hingga kini. Beliau juga sering membagikan pengalaman dengan Typhonium Plus kepada rekan-rekan seperjuangan lainnya.
Kanker Payudara – Stadium IV – update 28 Feb 2009
Ibu Latifah – 29 tahun – Jawa Timur
1 tahun silam – Ibu Latifah merasakan gejala yang tidak biasa, kedua buah payudara tiba tiba terasa mengeras dan berwarna merah jambu (seperti terbakar). Setelah dicek ke dokter ternyata benjolan yang dirasakan adalah kanker yang menyerang kedua payudara. Berbagai pengobatan telah dilakukan, mulai dari kemoterapi infuse (3x tapi tidak diteruskan karena kondisi tubuh yang lemah) hingga pengobatan alternatif. Namun kanker yang diderita tak kunjung sembuh, malah semakin parah. Bukan hanya kedua buah payudara yang semakin besar (ukuran bra 40), tetapi juga batuk yang dirasakan semakin mengganggu – bisa sampai 4-5 jam batuk kering hingga wajah membiru sehingga Ybs harus bergantung pada tabung oksigen untuk dapat bernafas. Ybs sempat dirawat di RS selama 23 hari hingga akhirnya paramedis menyerah dan Ybs diijinkan dibawa pulang ( akhir Okt’08). Pada waktu itu kanker sudah menyebar dan dinyatakan stadium IV dan tidak ada harapan lagi.
Dalam kondisi putus asa, Ybs diberitahukan seorang saudara jauhnya untuk mencoba Typhonium Plus (hasil pencarian di Internet). Ybs kemudian mencoba meminumnya. Tiga minggu setelah konsumsi, terjadi perubahan pada warna payudara yang semula merah menjadi menghitam. Selang beberapa waktu, warna hitam berangsur-angsur hilang dan berubah ke warna kulit normal. Ukuran payudara yang besar (bra no 40) berangsur pulih dan kembali ke normal (bra no 32). Kondisi tubuh juga sudah mulai membaik dengan berkurangnya batuk-batuk, dilepasnya selang oksigen dan akhirnya Ybs sudah mulai bisa berjalan. Kini Ybs tetap mengkonsumsi Typhonium Plus sambil menjalankan kemoterapi oral (sebagaimana disarankan dr).
Leukemia – Tgl 20 Feb 2009
Alexander Oei – Netherland
Saudaranya sakit leukemia di German, awal konsumsi Typhonium Plus bulan September 2008; setelah beberapa waktu konsumsi Typhonium Plus pasien kembali check ke dokter yang menangani di Jerman dan dokternya tercengang karena kadar leukosit pasien menurun drastis. Sampai saat ini pasien masih konsumsi secara konsisten Typhonium Plus.
Leukemia
Ibu Ngatminah – 43 tahun di Pandaan
Ybs menderita kanker jenis multiple myeloid leukemia – stadium 2A, yaitu kanker yang menyerang darah dan sumsum tulang belakang. Gejala yang dirasakan yaitu rasa nyeri pada seluruh tubuh yang mengakibatkan Ybs tidak dapat berjalan. Karena adanya gangguan pada produksi sel darah merah, Ybs juga harus melakukan transfuse darah sebanyak 8 kantong setiap minggu. Ybs kemudian diperkenalkan pada Typhonium Plus. Setelah mengkonsumsi Typhonium Plus selama 2 bulan secara konsisten, Ybs menyatakan bahwa : Ybs sudah bisa berjalan (nyeri pada saat melakukan gerakan tubuh berangsur hilang) dan yang luar biasa adalah transfusi darah berangsur berkurang dari 8 kantong perminggu menjadi 4 kantong/minggu, kemudian 2 kantong/minggu, kemudian menjadi 1 kantong/minggu dan kini Ybs dinyatakan tidak perlu melakukan transfuse darah lagi. Ybs tetap mengkonsumsi Typhonium Plus hingga kini.
Kanker Prostat
Bp. Lim Sien Ling – 75 tahun di Surabaya
Bp. Liem didiagnosa mengidap kanker prostate dan telah melakukan berbagai pengobatan. Namun kanker yang dideritanya terus berkembang hingga stadium IV. Ketika Typhonium Plus di perkenalkan oleh anaknya & Ybs mengkonsumsi secara konsisten selama 3 bulan, Ybs merasakan rasa sakit sudah berkurang tidak seperti dahulu. Nafsu makannya juga sudah membaik. Yang mengejutkan adalah dari urine keluar serpihan daging (tumor). Dari hasil test PSA (Prostate Specific Antigen) Test yang dilakukan pada akhir Des 2008, Ybs mendapatkan hasil sangat menakjubkan, yaitu turun dari angka 2000 ng/ml (sebelumnya) ke angka 9.9 ng/ml. Ybs terus mengkonsumsi Typhonium Plus.
Pada Mei 2009 bapak Liem mendapatkan kesembuhan dengan nilai PSA telah terdeteksi normal.
Kanker Prostat – info update July 2009
Bp. Pandu (Initial) – 68 tahun – Palembang
Bp Pandy menderita kanker prostat dengan PSA awal 90 – 100. Setelah konsumsi Typhonium Plus sejak bulan Maret, PSA turun menjadi 33 dan berat badan naik karena nafsu makan naik.