KANKER RAHIM (OVARIUM)
Sampai saat ini, kanker rahim dikenal sebagai “silent killer” karena biasanya sulit terdeteksi hingga stadium lanjut.
ANATOMI RAHIM WANITA
Gejala kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami gejala berikut ini secara menetap:
• tekanan abdomen (merasa penuh, bengkak atau kembung)
• Perasaan ingin buang air kecil terus menerus
Gejala lainnya meliputi:
• Gangguan pencernaan yang menetap (gas atau mual)
• Perubahan kebiasaan BAB tanpa alasan jelas, seperti sembelit
• Kehilangan nafsu makan atau cepat merasa kenyang
• Rasa sakit selama hubungan intim (dispareunia)
• Lemas & letih lesu yang berkelanjutan
• Sakit pada daerah sekitar pinggang/panggul
• Perubahan dalam siklus menstruasi
KAPAN HARUS KE DOKTER
Kunjungi dokter Anda jika Anda merasakan gejala perut bengkak, kembung, sakit pada perut/panggul yang terus-menerus selama lebih dari beberapa minggu. Jika dokter tidak menemukan diagnosa kanker rahim, pastikan Anda mendapat second opinion. Pasti dokter melakukan pemeriksaan panggul Anda.
Dokter mungkin merekomendasikan satu atau lebih dari tes berikut untuk mendiagnosa kanker rahim:
- Ultrasonografi (USG).
- Penanda tumor CA-125. Banyak wanita dengan kanker rahim memiliki kadar CA 125 yang abnormal dalam darah mereka.
- CT SCAN atau MRI
Kenali lebih dalam tentang kanker Rahim, Stadium & penanganannya di www.cancerhelps.com
Source :
http://www.mayoclinic.com/health/ovarian-cancer/DS00293 http://www.mydr.com.au/files/images/categories/anatom/femalereproductiveorgans.jpg http://www.upnorthhealth.com/assets/images/nov08/ovary3.png